Langsung ke konten utama

LUKISAN: MENEMBUS KEGELAPAN

LUKISAN: MENEMBUS KEGELAPAN 
KARYA PURWOKO

Ketika aku ingin melukis dan menemukan gairah yang bergejolak_orang bilang sedang mood_maka aku berusaha memejamkan mata hatiku dari semua permasalahan keseharianku. Nah dari kegelapan mata hatiku yang mulai kosong aku mulai membuat goresan dan titik-titik yang mulai membayang menyerupai suatu bentuk. Bentuk itu sangat aku kenali seperti dalam mimpiku, dan aku terus mengarungi mimpiku dengan menorehkan warna-warna, dan itu kuulangi hingga beberapa hari. dan itu kuulangi sehingga jadilah karya lukisanku.



Judul : Daun jatuh dari sorga     Cat akrilik diatas kanvas,     Ukuran :90 X 120 cm     tahun 2012     karya: Purwoko



BIOGRAFI
Nama                       : Purwoko
Tempat tanggal lahir   : Purworejo, 16 Desember 1969
Alamat                      : Kel.Sumpiuh Rt 05/ 02 Kec. Sumpiuh, Banyumas, Jawa Tengah
Pendidikan                 : Pend. Seni Rupa UST Yogyakarta
Pengalaman Pameran
1993 Pameran bersama dosen dan mahasiswa di Bentara Budaya Yogyakarta
1994 Pameran bersama open air gallery di pelataran candi Borobudur, Magelang.
1995 Pameran bersama 7 perupa muda di Museum Barli, Bandung
1995 Pameran bersama di Balai Persatuan, Yogyakarta
1996 Pameran seni rupa FKY VIII di Benteng Vredeberg, Yogyakarta
2001 Pameran seni rupa FKY di benteng Vredeburg, Yogyakarta
Aktivitas
Kegiatan utama saya adalah menjalani profesi sebagai tenaga pengajar mata pelajaran Seni Budaya di sebuah SMK swasta di daerah Banyumas, Jawa Tengah. Di sela waktu kegiatan sebagai pengajar terkadang menyempatkan waktu untuk melukis ketika liburan sekolah atau di saat tidak beraktivitas di sekolahan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bab 1 Seni Rupa   Tradisi, Modern dan Kontemporer   Indonesia Manusia pada masa prasejarah hidup dengan mengutamakan kebutuhan semata antara lain melakukan perburuan,dan mencari makanan seperti umbi-umbian. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa alat-alat yang mereka perlukan tidak jauh dari cara dan kebiasaan mereka dalam mencari makanan. Alat-alat itu sebagaimana sekarang diketahui terbuat dari batu-batuan yang dipecah atau tulang-tulang yang ditajamkan serupa pisau      Contoh   peninggalan zaman prasejarah yaitu Kapak persegi dari zaman neolithikum,banyak ditemukan di bagian barat Indonesia khususnya di Jawa Barat. Terbuat dari batu kalsedon,kapak batu ini biasa digunakan sebagai perhiasan/amulet,harta kubur dan alat tukar menukar.       Masyarakat pada waktu itu hidup di gua-gua, kehidupan mereka menonjol sekali dengan adanya penguburan dan lukisan lukisan sebagai bukti berkembangnya corak kepercayaan pada mas...

TIPS MERAWAT KOMPUTER

TIPS MERAWAT KOMPUTER -Apa yang sobat-sobat lakukan ketika komputer tiba-tiba restart dan bahkan sering 'hang' dan pada akhirnya komputer tidak dapat dinyalakan lagi alias hanya tampilan layar biru yang mengisyaratkan bawa komputer komputer tersebut dalam keadaan eror berat. Nah kalau sudah begini ada beberapa cara mengatasinya antara lain : dengan cara menginstal ulang windows 89, cara menginstall ulang windows XP cara menginstall ulang windows 7 atau dengan cara membasmi virus di komputer.   Tapi sebelum hal tersebut terjadi ada istilah mencegah lebih baik daripada mengobati. Dalam hal pencegahan penyakit di Komputer langkah-langkah pencegahan dan Tips Merawat Komputer: 1. Hati-hati dalam menggunakan flashdisk denngan cara melakukan scan antivirus pada flashdisk sebelum kita buka di komputer. karena flashdisk merupakan perangkat yang paling rentan terhadap  serangan virus komputer. 2. Install salah satu program anti virus seperti AVG atau Avira 3. Selal...

Seni Rupa Tradisi

A.Seni Rupa Tradisi Faktor alam, letak geografis, waktu dan interaksi menjadi penyebab perbedaan tradisi atau kebiasaan sebuah daerah. 1. Seni Lukis dan Seni Hias Pola lukis dan hias tradisi di Nusantara mempunyai banyak keragaman terutama pola hias geometrik yang mempunyai banyak keragaman. Pola hias geometrik yaitu pola hias yang berasal dari bentuk-bentuk dasar atau sederhana misal bentuk dasar lingkaran,persegi empat dan segitiga.Dari bentuk dasar tersebut dapat dikembangkan menjadi motif hias seperti motif pilin berganda,swastika, motif meander, tumpal, dan anyaman  Motif Meander